Rabu, 01 Mei 2013

Pendidikan Indonesia



Pendidikan merupakan landasan yang paling penting untuk menciptakan kualitas hidup suatu negara, karena dengan pendidikan yang baik lah maka suatu negar bisa maju dengan sendirinya. Pendidikan menjadi suatu yang sangat sakral dan juga menjadi krusial karena posisinya yang sangat penting, bila kualitas pendidikan disuatu negara maju maka negara itu pasti akan maju juga, dan begitu pun sebaliknya bila kualitas pendidikan suatu negara tidak mengalami peningkatan atau malah semakin menurun maka negara itu pasti akan turun.
            Namun sampai umur yang hapir menginjak 68 tahun ini Indonesia sepertinya masih bingung dengan pola pendidikan yang ingin dipakainya. Kenapa hal ini bisa terjadi? Saya sebagai penulis pun bingung untuk menjabarkannya karena memang sepertinya Indonesia tidak menganggap pendidikan ini sebagai suatu hal yang penting, atau mungkin para pemimpin kita lebih menginginkan rakyatnya tetap bodoh saja, karena mereka, para penguasa, tidak ingin diganggu oleh rakyatnya sendiri dalam menjalankan pemerintahan.
            Sangat miris melihat keadaan negara tetangga kita malaysia contohnya yang sekarang berani mengobrak-abrik negara ini padahal dulunya mereka belajar di Indonesia ini. Sekarang mereka berani melawan negara kita karena apa? Karena kualitas pendidikan di negara mereka sekarang sudah selangkah lebih baik atau mungkin lebih dari negara ini.
            Atau bisa kita ambil contoh dari pendidikan yang banyak dianut oleh kebanyakan negara-negara di Eropa, mereka sudah mulai menspesifikasikan kemana anak-anak mereka melangkah sejak dinim tidak seperti Indonesia yang mulai menspesifikasikannya baru pada waktu SMA itupun masih belum terlalu khusus. Atau anak SD yang sudah diberi banyak pelajaran yang mungkin melebihi kapasitas mereka sebagai anak-anak.
            Dan penulis menjadi sangat sedih lagi bila melihat banyak sekali tokoh pendidikan negara ini yang berjuang agar masyarakat Indonesia terlepas dari belenggu kebodohan, bisa kita liat sosok seperti : Dr. Oetomo, Ki Hajar Dewantara, Buya Hamka, Ahmad Dahlan dan masih banyak lainnnya yang mereka semua berfikir agar negara ini merdeka dari kebodohan.
            Tapi sampai sekarang bukannya kualitas pendidikan negara ini semakin maju malah bisa dibilang bahwa kualitas pendidikan negara ini makin lama makin menurun.
            Seharusnya pemerintah harus serius dalam menangani masalah pendidikan bukannya mengacaukannya seperti yang terjadi tahun ini yaitu Ujian Nasional yang seharusnya berjalan dengan lancar malah menjadi sangat kacau yang menyebabkan proses berjalannya menjadi kacau juga.
            Mungkin tulisan ini hanya suara dari sebagian kecil rakyat Indonesia yang menginginkan negara kita tercinta Indonesia menjadi negara yang merdeka dari kebodohan secara seutuhnya sehingga tidak ada lagi orang yang tidak bisa baca dan tulis.
            Selamat Hari Pendidikan Nasional semoga Negara ini akan menjadi negera yang maju dan berkembang dengan majunya kualitas pendidikannya.