Jumat, 21 Juni 2013

BBM KAU BUNUH KAMI SECARA PERLAHAN




Pergulatan yang terjadi di gedung DPR pada saat sidang paripurna membahas tentang BBM akhirnya dimenangkan oleh penguasa negeri ini, akhirnya APBN Perubahan 2013 pun disahkan. Dengan disahkannya APBN P tersebut berarti sudah bisa dipastikan bahwa harga premium naik menjadi Rp 6.500 per Liter sedangkan solar naik menjadi Rp 5.500 per Liter.
Dengan dinaikkannya BBM ini sudah pasti memberikan dampak yang sangat negatif kepada seluruh masyarakat di Indonesia khususnya masyarakat menengah ke bawah karena dengan kenaikan BBM tersebut masyarakat Indonesia tinggal menunggu inflasi yang akan terjadi di negara ini, harga-harga bahan-bahan pokok akan naik dengan tajam serta keperluan sekunder lainnya  sudah pasti mengikuti arus inflasi tersebut.
Tapi pemerintah berdalih bahwa kenaikan harga BBM ini tidak akan terlalu dirasakkan dampaknya kepada rakyat-rakyat miskin karena pemerintah telah menyiapkan anggaran kompensasi kepada rakyat miskin yang diantaranya BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) sebesar Rp 9,3 T. Kemudian diberikan Rp 150 ribu per bulan kepada 15,5 juta RTS (Rumah Tangga Sasaran) selama 4 bulan. Program BSM (Bantuan Siswa Miskin) sebesar Rp 7,5 T yang ditujukan kepada 16,6 juta siswa diseluruh Indonesia. Program raskin yang dianggarkan sebesar Rp 4,3 T bagi RTS selama 3 bulan. Serta program infrastruktur pedesaan sebesar Rp 6 T.
Apakah dengan adanya agenda tersebut rakyat miskin bisa terselamatkan oleh belenggu kemiskinan? Dengan kenaikan harga BBM 33 % dari harga awal tentu saja jawabannya tidak, bahkan tidak sama sekali yang berarti malah membuat rakyat miskin semakin melarat.
Kalau kita hitung-hitung bila per Keluarga atau RTS mendapatkan jatah Rp 150 ribu perbulan, kemudian di rumah tersebut ada kisaran 3 anggota saja yang berart tiap orang akan mendapatkan Rp 50 ribu perbulan yang artinya mereka mendapat sekitar Rp 1.600 per orang, bukan maksud penulis untuk melecehkan uang, tapi apa yang di dapat dengan uang yang hanya segitu saja dengan kenaikan harga diseluruh sektor barang-barang akibat harga BBM ini.
Secara tidak langsung dengan adanya BLSM ini bukannya membantu masyarakat miskin untuk keluar dari jerat kemisikinan melainkan malah membuat rakyat miskin menjadi miskin dan semakin terjerat saja. Maka bersiaplah dengan dampak sosial yang diakibatkan kenaikan BBM ini, bersiaplah dengan bunuh diri dimana-mana, bersiaplah dengan pemerasa, perampokan serta pembunuhan akibat krisis ekonomi yang terjadi.
Jangan salahkan rakyat bila terjadi hal seperti itu, seharusnya subsidi yang menjadi tanggung jawab kalian pemerintah harus dipenuhi, jangan rakyat yang kau jadikan tumbal karena kau tidak ingin menanggung hasil kerja kau sendiri pemerintah. JANGANLAH KAU BUNUH KAMI SECARA PERLAHAN AKIBAT ULAHMU SENDIRI.
Bila tidak ingin anggaran APBN jebol maka jangan terjadi korupsi lagi, jangan biarkan bangsa asing menguasai pasar kita, jangan biarkan pajak yang harusnya untuk negara malah untuk kau BAJINGAN PEMERINTAH.
Kami bukan anjing yang taat apabila selalu diberi perintah, tapi kami manusia yang bisa menjadi marah dan brutal karena hak yang harusnya kau berikan malah kau ambil untuk memuaskan nafsu mu semata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar